Selamat Datang Di Website Desa Ambungan Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut

Artikel

Sejarah Desa

26 Agustus 2016 15:38:09  Administrator  575 Kali Dibaca 

Ambungan adalah nama sebuah Desa yang terletak di Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan. Saya mencoba mencari tahu tentang sejarah asal mula terbentuknya Desa Ambungan. Dan saya bertanya kepada salah seorang warga Desa Ambungan yang bernama Bapak Normanto, yang mana beliau adalah asli orang Ambungan, lahir di Ambungan pada tahun 1949 dan bertempat tinggal di Ambungan beliaulah yang menjadi narasumber saya dalam mencari informasi tentang sejarah Desa Ambungan.

Awal dari terbentuknya wilayah desa Ambungan adalah sebuah perkebunan karet yang berkembang pada tahun sekitar 1952. Dahulu perkebunan karet terrsebut terbagi menjadi tiga afdeling, yaitu; Tanah Ambungan, Tanah Jayau, dan Tanah Gunung Nangka. Nama Ambungan itu sendiri didapat dari orang-orang yang mengelola wilayah perkebunan karet tersebut. Kebanyakan orang-orang yang mengelola perkebunan tersebut adalah orang-orang yang berdatangan dari pulau Jawa dan dari pulau Kalimantan sendiri. Wilayah perkebunan karet tersebut pertama kali dikelola oleh PT. Dwikora, yang pada saat itu kepala staf pertamanya bernama Bapak Dau beliau berasal dari Kapuas. Seiring berjalannya waktu PT. Dwikora mengalami kebangkrutan pada tahun 1970. Kemudian digantikan oleh PT. Sugi Mukti dan kepala staf pertamanya adalah Bapak Budiman, beliau keturunan Cina. Dan pada tahun 1981 PT. Sugi Mukti pun juga mengalami kebangkrutan dan langsung digantikan menjadi pabrik gula, yang secara otomatis perkebunan karet pun berubah menjadi perkebunan tebu. Kemudian semakin ramailah orang berdatangan ke wilayah tersebut untuk mencari pekerjaan. Kemudian wilayah perkebunan tersebut mengalami pemekaran.

Wilayah yang terdiri dari tiga afdeling tersebut semakin meluas maka terbentuklah sebuah desa yang bernama Tegal Rejo. Kepala desa pertamanya adalah Bapak Mansur (Alm), kemudian Bapak Bani (Alm), Bapak Sanul (Alm), dan pada masa kepala Desa Bapak Sanul (Alm), terbagilah Desa Tegal Rejo tadi menjadi dua Desa, yaitu Desa Panggung dan Desa Ambungan yang sekarang dibatasi dengan jalan Pendidikan. Dinamakan Desa Ambungan karena sebagian besar wilayah tersebut adalah tanah perkebunan karet yang terdiri tiga afdeling tadi, dan dari wilayah afdeling tersebut yang paling terkenal di masyarakat adalah Tanah Ambungan.

Namun ada juga yang mengatakan nama Ambungan tersebut di ambil dari sebuah batu hitam yang sangat besar yang berada di wilayah Desa Ambungan, batu tersebut seperti mengambung, atau mengambang karena batu tersebut tidak menyentuh ke tanah tetapi bersandar disebuah tebing tanah, sehingga orang-orang menyebutnya dengan batu ambungan, dan dari situlah nama Ambungan berasal. Tetapi, sayang ketika hendak mengambil foto batu tersebut saya tidak bisa karena batu tersebut berada dibawah jurang yang tidak ada jalan untuk turun ke bawah tempat batu tersebut, karena dipenuhi oleh semak belukar. Dan dibawah batu tersebut mengalir sungai yang jernih namun agak surut. Dan menurut cerita dari narasumber, banyak kejadian aneh yang berbau mistis terjadi di daerah batu ambungan tersebut, seperti sering munculnya penampakan seekor buya putih yang besar di bawah batu tersebut. Dan ada sebuah cerita yang masih sangat melekat diingatan narasumber. Cerita nyata tentang teman beliau sendiri.

Teman beliau bernama Bapak Teguh(Alm), suatu hari pak Teguh mencari ikan di sungai yang terletak di bawah batu ambungan tersebut, kemudian beliau mendapatkan seekor ikan haruan yang sangat besar, namun ikan haruan tersebut setelah dibawa kerumah ternyata terdapat keanehan, ikan tersebut bisa mengedipkan mata. Lalu karena merasa ada yang aneh dari ikan tersebut maka pak Teguh pun enggan untuk memakannya dan ditaruhlah ikan tersebut kedalam wadah yang berisi air untuk dikurung. Dan pada malam harinya beliau bermimpi ditemui seseorang yang meminta agar mengembalikan ikan tersebut ke sungai dibawah batu ambungan, kemudian keesokan harinya beliau kembalikanlah ikan tersebut ke sungai. Dan setelah kurang lebih 2 hari dari kejadian tersebut beliau sakit, dan tidak lama sakit beliau meninggal dunia. Itulah sedikit cerita tentang batu ambungan.

Baiklah kita kembali ke sejarah desa Ambungan, setelah desa Tegal Rejo tadi terbagi menjadi dua, maka kepala Desa Ambungan yang pertama adalah Bapak Basrawi, kemudian Ibu Romlah, setelah itu Bapak Samsu, setelah itu Bapak JatimBapak Salim, Sebelum Penrgantian kepala desa selanjutnya Desa Ambungan di Pimpin Pejabat Sementara Dari Dukcapil yaitu Bapak Juprihadi kemudian Kepala Desa Sekarang Yang Menjabat adalah Bapak Kasirin Untuk Periode 2020 s/d 2026 . Desa Ambungan mempunyai tempat wisata yang terkenal yaitu gunung Kayangan, bagi orang-orang mungkin gunung Kayangan adalah tempat wisata yang indah, namun bagi warga desa Ambungan gunung Kayangan memiliki cerita mistis tersendiri. Konon katanya banyak yang sering melihat hal hal gaib di gunung kayangan, seperti melihat kereta kuda melintas di atas gunung, melihat seorang pangeran tinggi besar yang tingginya melebihi gunung kayangan, dan masih banyak cerita cerita lain tentang gunung kayangan.

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Aparatur Desa

Back Next

Peta Desa

Layanan Mandiri

    Silakan datang atau hubungi operator desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Sinergi Program

Statistik Penduduk

Wilayah Desa

Lokasi Kantor Desa


Alamat : Jl A Yani Km,6,5 Desa Ambungan Kecamatan Pelaihari
Desa : Ambungan
Kecamatan : Pelaihari
Kabupaten : Tanah Laut
Kodepos : 70851
Telepon :
Email :

Info Media Sosial

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:40
    Kemarin:17
    Total Pengunjung:806
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:34.234.207.100
    Browser:Tidak ditemukan

Komentar Terkini